Tips Minimalisir Nyeri Akibat Osteoporosis

Nyeri menjadi salah satu keluhan utama pada pasien pengidap osteoporosis. Kondisi tersebut terjadi saat kepadatan tulang mulai menurun dan sudah kesulitan menahan beban tubuh. Biasanya bagian tubuh yang paling rentan terasa nyeri adalah kaki.

Bagian kaki sering mengalami keluhan nyeri karena menjadi penopang utama beban tubuh. Hal tersebut juga cenderung menyerang saat menjalani rutinitas dengan berjalan kaki sambil membawa beban seperti tas.

“Beban akan menekan kaki. Itu membuat kaki stres,” ujar Medical Advisor PT Bayer Indonesia, Dr. Suci Sutinah, dalam acara media Lock & Lock, di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu 16 Oktober 2019.

Menurutnya, pemakaian tas ransel membutuhkan aturan yang jarang dipahami para pasien osteoporosis. Salah satunya dengan memakainya di bagian depan area tubuh untuk membuat lebih seimbang.

“Ransel lebih baik di depan agar seimbang. Selama jalan kaki pakai ransel sebaiknya. Atau sekali-kali pakai tas tangan juga boleh,” kata Suci.

Suci menambahkan, di keseharian dalam memakai tas, bisa dimodifikasi dengan selang-seling menggunakan tas ransel dan tas tangan agar mencegah rasa nyeri berlebih. Meski begitu, rutin latihan berjalan kaki juga mampu membuat rasa nyeri akibat osteoporosis berkurang.

“Latihan naik turun kaki terbuka, banyak berjalan kaki. Pola hidup lebih sehat karena dengan pola hidup sehat, otomatis badan stabil, tapi enggak usah mikir kurusin badan,” jelasnya.

Recommended For You

About the Author: Mr. Alvharezky

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *